Pengadilan Agama Tulungagung kembali melaksanakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kinerja Bulan Agustus 2026 pada Kamis 10 September 2026 pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini menjadi agenda rutin dalam mengevaluasi capaian kinerja sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi seluruh aparatur dalam memberikan pelayanan peradilan yang profesional dan akuntabel.
Rapat dibuka oleh Sekretaris PA Tulungagung, Moh. Syaifuddin, S.H., M.H., dengan bacaan basmalah, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan oleh Ketua PA Tulungagung, Hj. Musri, S.H., M.H. Dalam arahannya, Ketua mengingatkan bahwa tugas pokok pengadilan adalah menerima, memeriksa, dan memutus perkara. Oleh karena itu, kekompakan tim, koordinasi, dan ketelitian harus senantiasa menjadi perhatian dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ketua juga menyampaikan sejumlah agenda yang perlu dipersiapkan bersama, khususnya dalam menyambut Milad Emas PTA Surabaya. Beberapa kegiatan yang menjadi perhatian antara lain persiapan lomba ucapan selamat serta penyusunan buku, termasuk penyelesaian desain sampul yang akan segera dikumpulkan. Selain itu, disampaikan pula perkembangan renovasi Al Mahkamah PTA Surabaya yang terus diupayakan agar dapat segera diselesaikan. Seluruh aparatur diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik serta menjaga semangat kebersamaan dalam setiap program dan kegiatan.
Memasuki agenda evaluasi bidang kepaniteraan, Panitera PA Tulungagung, Drs. H. Ishadi, M.H., memaparkan kondisi penanganan perkara hingga akhir Agustus 2026. Sepanjang bulan tersebut, PA Tulungagung menerima 314 perkara, yang terdiri atas 217 perkara gugatan dan 97 perkara permohonan. Sementara itu, sebanyak 305 perkara berhasil diputus atau diselesaikan, dengan sisa perkara pada akhir Agustus sebanyak 574 perkara.
Dalam evaluasinya, Panitera menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan tim dalam mendukung penyelesaian perkara. Ketertiban pembaruan data pada SIPP dan APS Badilag juga menjadi perhatian, termasuk pelaksanaan pelaporan PNBP dalam dua periode setiap hari. Sejumlah aspek teknis turut dibahas, mulai dari kesesuaian laporan PNBP, penanganan perkara ghaib, koordinasi pelaksanaan ikrar talak dan pembayaran nafkah, hingga administrasi perkara prodeo. Untuk meningkatkan efektivitas koordinasi, rapat dinas juga diarahkan agar dilaksanakan secara berjenjang, dimulai dari rapat pimpinan kemudian dilanjutkan pada masing-masing bidang dan unit kerja.
Dari bidang kesekretariatan, Sekretaris Moh. Syaifuddin, S.H., M.H. menyampaikan bahwa realisasi anggaran DIPA 01 telah mencapai 79,95%, sedangkan DIPA 04 mencapai 83,79%. Capaian tersebut secara umum masih berada dalam kondisi optimal. Khusus anggaran perkara prodeo pada DIPA 04, sebanyak 30 perkara telah direalisasikan. Dengan masih tersedianya sisa anggaran, PA Tulungagung berupaya mengoptimalkannya melalui penambahan kuota perkara prodeo sehingga manfaat anggaran dapat semakin dirasakan oleh masyarakat pencari keadilan.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan sharing dan pembaruan informasi mengenai SIPP, APS Badilag, serta mekanisme pengelolaan PNBP oleh Bendahara Penerimaan. Dalam kesempatan tersebut dijelaskan pula mekanisme penarikan dana dengan cut off pukul 15.00 WIB untuk selanjutnya dilakukan penyetoran ke kas negara. Pembahasan ini diharapkan dapat meningkatkan keseragaman pemahaman sekaligus ketertiban administrasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Suasana kegiatan semakin semarak ketika rangkaian Monev dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang berbagai lomba dan pertandingan dalam rangka HUT Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Ulang Tahun Mahkamah Agung RI ke-81 serta Milad Peradilan Agama ke-144.
Melalui pelaksanaan Monev secara berkala, PA Tulungagung berkomitmen untuk tidak hanya mengevaluasi capaian yang telah diraih, tetapi juga mengidentifikasi berbagai hal yang masih perlu ditingkatkan. Dengan sinergi, koordinasi, dan akuntabilitas yang terus diperkuat, seluruh aparatur diharapkan mampu menjaga kualitas kinerja serta memberikan pelayanan peradilan yang semakin profesional, efektif, dan optimal bagi masyarakat.
