Pengadilan Agama Tulungagung Gelar Apel Pagi, Tekankan Semangat Korsa dan Kebersamaan
Senin, 3 November 2025, Pengadilan Agama Tulungagung melaksanakan apel pagi rutin yang dipimpin oleh Wakil Ketua, Mihdar, S.Ag, M.H. Kegiatan apel diikuti oleh seluruh aparatur, mulai dari hakim, pejabat struktural dan fungsional, hingga staf dan PPNPN. Apel pagi kali ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan kerja. Suasana berlangsung tertib dan penuh semangat, mencerminkan kedisiplinan serta kekompakan seluruh peserta.

Dalam amanatnya, Wakil Ketua menyampaikan pokok maklumat Ketua Mahkamah Agung RI yang menekankan pentingnya membangun semangat korsa di antara aparatur peradilan. Semangat korsa dipahami sebagai semangat kebersamaan yang melahirkan sikap saling asah, saling asuh, dan saling asih. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat mengikis perilaku negatif seperti saling gosok, saling gesek, dan saling gasak yang dapat merusak keharmonisan di lingkungan kerja. Dengan semangat korsa, setiap individu dapat bekerja dengan hati dan rasa tanggung jawab kolektif.

Beliau juga mengingatkan bahwa semangat kebersamaan dapat terwujud apabila seluruh aparatur memiliki rasa persatuan dan tanggung jawab bersama. Beliau mengibaratkan organisasi sebagai satu tubuh dan satu bangunan, yang setiap bagiannya saling menguatkan. Sinergi yang terbangun akan menciptakan team work yang solid dalam merealisasikan program kerja lembaga. Hal ini menjadi penting menjelang akhir tahun anggaran, di mana penyelesaian program harus dilakukan dengan koordinasi yang baik antarbagian.

Mengakhiri amanatnya, Wakil Ketua mengutip pepatah Papua, “Izakod bekai, izakod kai,” yang berarti satu hati, satu tujuan. Ungkapan ini mencerminkan filosofi bahwa kekuatan lembaga terletak pada persatuan dan keselarasan langkah seluruh anggotanya. Melalui semangat tersebut, PA Tulungagung diharapkan terus menjaga profesionalisme dan keharmonisan kerja dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Apel pagi pun ditutup dengan doa bersama dan ajakan untuk menjadikan semangat korsa sebagai budaya kerja sehari-hari.
